Sejak 13,8 miliar tahun lalu ledakan kita membentuk perhiasan langit, butirannya jatuh menjadi debu, bersiap menyambut permata baru.
Serpihan kecilnya membentuk planet kecil yang kita sebut bumi, hingga manusia pertama menginjakkan kaki disana, membawa perhiasan masa lalu.
Jutaan gadis cantik membuat leluhur masa lalu jatuh cinta, menjadi permata bagi masing-masing dari mereka, dari ratusan generasi, aku berada di garis waktu yang sama dengan dirimu.
Dari panjangnya perjalanan debuan bintang dan miliaran wajah yang pernah singgah di bumi, entah mengapa mataku lah yang dapat memotret wajah mu yang mendekam jauh di dalam—ku.